PWDPI Kepri Santuni Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama, Harap Perkara Tanah di Mahkamah Agung Dimenangkan Masyarakat
Table of Contents
Karimun, Kepri | Karimunnews.id – Dalam suasana hangat pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan santunan serta doa bersama anak yatim piatu, Jumat (3/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat PWDPI Kepri, Jalan Jenderal Sudirman Poros, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun. Sebanyak 17 anak yatim dan piatu dari lingkungan RT 003/RW 003 Bukit Cincin Poros turut hadir, didampingi oleh Ustadz Muhammad Zein.
Ketua PWDPI Kepri, Hatik Hidayati Setiowati, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi dan saling memaafkan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar batin dalam menghadapi persoalan hukum yang tengah dihadapi masyarakat.
“Halal bihalal sekaligus doa bersama ini kita lakukan untuk mempererat silaturahmi dan memohon kepada Allah SWT agar perkara sengketa tanah yang saat ini berproses di Mahkamah Agung Republik Indonesia dapat dimenangkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, meskipun berbagai upaya hukum telah ditempuh masyarakat dalam menghadapi gugatan dari pihak perusahaan, keberhasilan tidak hanya bergantung pada langkah hukum semata, melainkan juga doa dan dukungan spiritual.
“Upaya hukum tanpa diiringi doa tentu belum lengkap. Kita berharap Allah SWT mengabulkan doa dan perjuangan masyarakat dalam mempertahankan hak atas tempat tinggal dan lahan yang telah mereka kelola sejak tahun 1996,” tambahnya.
Acara berlangsung khidmat, diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu serta makan bersama dalam suasana kekeluargaan.
PWDPI Kepri juga berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan yang akan dilaksanakan setiap bulan Syawal sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.
“Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan setiap bulan Syawal sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan,” tutup Hatik.
---
(Samsul).
Posting Komentar